Perjalanan ke Jambi

Ini adalah pertama kalinya gue menginjakan kaki di Propinsi Jambi. Sebuah propinsi yang berbatasan dengan Sumatera Barat, Riau dan Sumatera Selatan (Palembang). Kesan gue ketika baru turun dari pesawat “wah bandaranya bagus, tidak terlalu besar tapi pas, jadi gak mubazir. Ternyata Bandara Sultan Thaha baru saja diresmikan pada tanggal 21 Juli 2016, atau baru sekitar 3 bulan dipakai, pantas saja masih terlihat kinclong. Semoga bandara ini bisa terawat dengan baik.

Sepanjang perjalanan dari Bandara menuju tempat gue menginap, yang gue lihat adalah deretan ruko-ruko. Hampir sepanjang jalan adalah ruko, yang menurut pak Sopir yang menjemput gue, biasanya ruko tersebut juga menjadi tempat tinggal pemiliknya.

Sesampainya gue di Hotel, istirahat sebentar, trus gue memutuskan tuk cari makan. Setelah berdiskusi sama teman yang bareng-bareng ke sana akhirnya kami memutuskan untuk makan Mie Celor di Rumah Makan Rohma Jaya. Seporsi Mie Celor ternyata tidak membuat kami kenyang. Tambah lagi dengan empek-empek. Hehehehe… Wisata Kuliner tidak berhenti di situ, malam itu kami pun diajak mencicipi es Durian, kali ini kami makan es durian di Toko Pempek Terang Bulan.

Keesokan harinya, karena masih belum tahu, kami pun memulai hari dengan sarapan di Hotel. Jam 9 kami pun dijemput untuk menuju tempat acara pertama. Tapi sebelum sampai sana, kami diajak mampir untuk minum kopi terlebih dahulu di Warung Kopi Sari Rasa. Dannn….. lagi-lagi ada menu mie celor di sini hehehe… tapi karena kenyang akhirnya kami memilih hanya minum kopi. Kopi yang paling terkenal di Jambi namanya kopi AAA. Rasanya enak, dan tidak terlalu keras buat gue.

Karena acara hari itu berlangsung dari pagi hingga malam hari, maka makan siang dan makan malam kami tidak melakukan wisata kuliner kemana-mana. Pada malam harinya setelah selesai acara hari pertama kami pun mampir ke Jembatan Gentala Arasy. Jembatan ikonik khusus buat pejalan kaki.

Hari kedua, berbekal pengalaman hari pertama, kami pun memilih untuk tidak sarapan di hotel. Kami kembali berburu Mie Celor tapi di warung kopi sebelah dari warung kopi hari pertama. Ternyata mie Celornya jauh lebih enak daripada Mie Celor yang kami makan ketika kami baru sampai. Kopinya? Tetap kopi AAA ;p

Setelah acara pagi selesai, waktunya sholat Jumat. Kami pun memilih untuk sholat Jumat di masjid Agung Al Falah, Masjid 1000 tiang. Tiangnya banyak deh pokoknya… tapi gak sampai 1000 sie, sama lah kayak lawang sewu, disebut 1000 karena banyak jendelanya;p

Selesai sholat Jumat, perut pun lapar. Kami pun ingin mencoba makanan khas Jambi lainnya. Pilihan kami jatuh ke Kepala Ikan Baung. Rasa daging ikan ini mirip-mirip daging ayam kalo menurut gue. Tapi banyak lemak-lemaknya.

Karena acara hari itu kemudian berlanjut sampai malam, kami tidak sempat kemana-mana lagi. Kami Cuma sempat beli oleh-oleh di empek-empek Selamat di dekat hotel.

Liburan ke Hong Kong (Day 3) – 20160717

Hari ketiga adalah hari yang paling ditunggu-tunggu sama anak-anak. Yup, apalagi kalo bukan ke Disneyland Hong Kong. Sebelum gue lupa, ada 1 hal yang gue mau tulis di sini, yakni kalo pas ada paket promo dari Disney dan loe emang mau pergi ke sana dalam periode berlakunya tiket, jangan ragu-ragu tuk beli aja langsung. Kenapa? Karena kemarin itu ada paket promo 2 tiket dewasa gratis 1 tiket anak gak gue manfaatin karena begitu udah bulan Juli, promonya udah gak ada lagi. Padahal kalo pas Juni gue beli, itu tiket bisa gue pake kapan aja selama 6 bulan terhitung sejak tanggal dibeli. Menyesal? Ya iya lah ya hehehehe.

Continue reading “Liburan ke Hong Kong (Day 3) – 20160717”

Liburan ke Hong Kong (Day 2) – 20160716

Sesuai itinerary yang sudah kami siapkan, hari ini rencananya kami ingin ke the Peak dan Hong Kong Zoological and Botanical Garden, tapi setelah diskusi kami justru ingin ke Ngong Ping. Kenapa berubah? Karena anak-anak males foto-foto di trick eye museum dan udah pernah ke madame tussauds. Jadi ya sudah lah, nanti-nanti lagi aja ke HK island kalo dikasih rejeki dan kesehatan bisa balik lagi ke Hong Kong.

Continue reading “Liburan ke Hong Kong (Day 2) – 20160716”

Liburan ke Hong Kong (Day 1) – 20160715

Suasana libur lebaran dan sekolah yang masih menggelayut serta udara pagi yang masih menusuk tulang tidak menyurutkan semangat kami untuk bersiap-siap ke Bandara Soekarno Hatta pagi itu. Setelah taksi yang kami order datang, kami pun bergegas menuju bandara pada pukul 6 pagi. Kondisi lalu lintas masih cukup lengang, mengingat orang masih banyak yang cuti serta anak sekolah pun juga masih libur.

Continue reading “Liburan ke Hong Kong (Day 1) – 20160715”

Persiapan liburan ke Hong Kong

Masa liburan sekolah tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadhan dan Lebaran, telah menyebabkan harga-harga tiket kemana-mana melonjak tinggi. Belajar dari Idul Fitri 1436 H tahun lalu, di mana akhirnya bete di rumah karena gak kemana-mana karena takut macet dan tiket mahal, akhirnya tahun ini gue merencanakan liburan tahun ini justru setelah lebaran. Kebetulan anak gue masih libur sekolahnya. Cocok!

Continue reading “Persiapan liburan ke Hong Kong”

Demografi SUKRI SR-008

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko telah mengeluarkan keterangan pers mengenai hasil penjualan Sukuk Negara Ritel seri SR-008. Bila mengacu pada keterangan pers tersebut dinyatakan bahwa Penerbitan Sukuk Negara Ritel seri SR-008 sebesar berjumlah Rp31,5 triliun merupakan penerbitan Sukuk Negara Ritel terbesar sejak Sukuk Negara Ritel pertama kali diterbitkan pada tahun 2009. Dari jumlah investor yang membeli Sukri seri SR-008 sebanyak 48.444 orang pun merupakan yang terbesar selama ini. Sebagai perbandingan, Sukri seri SR-007 (tahun 2015) jumlah investor ketika diterbitkan sebanyak ‘hanya’ sebanyak 29.706 orang.

Continue reading “Demografi SUKRI SR-008”